Rabu, 13 Januari 2010

WHEN YOUR HEART IS PURE, ALL IS PURE.

by : bhante Dip

Bahkan, seekor anjing masih mau membalas kebaikan hati orang yang telah memberi perhatian kepadanya, tanpa pernah dia tahu, agama apa yang dianut oleh orang tersebut............

Tulisan ini bukan untuk menyindir/menghina siapapun, tetapi, manusia nyatanya harus terus mau belajar...agar dapat mematahkan segala kekeliruan yang ada. Istilahnya, kalau ada orang yang mau belajar dari dewa/malaikat (=makhluk tidak terlihat) atau belajar dari manusia...why not? nurani kita ternyata bisa tergugah koq oleh perilaku seekor binatang.

Saya memang menganggap penting, bahwa kita harus bisa membalas budi/kebaikan yang diperbuat oleh orang lain kepada kita.....kita disini bukan berarti hanya pribadi tunggal,...namun bisa terkait oleh adanya keluarga, kelompok, agama, golongan, suku, negara...contoh: sekelompok umat Kristen memberi sumbangan dana untuk pembangunan vihara....maka dalam hal ini, kita yang terkait sebagai umat Buddha 'harus ikut' berterima kasih dan membalas kebaikan hati umat Kristen tersebut.

Selain terinspirasi oleh perilaku anjing yang sudah 3 minggu ini setia menemani saya, saya pun jadi teringat dengan kalimat yang biasa diucapkan oleh para penerima bantuan setiap kali kita memberi sumbangan...dalam sambutannya ada kalimat yang saya dengar "Sungguh, kita tidak bisa membalas kebaikan hati bapak-ibu semua, biarlah hanya Tuhan yang membalas kebaikan yang kami terima ini".............pernyataan tersebut sepertinya benar...tapi renungkan..."apakah benar kalau orang miskin itu samasekali tidak bisa membantu orang kaya?...."

Membalas kebaikan orang lain itu, bukan berarti rumusnya sama seperti utang nyawa harus dibalas dengan nyawa. Kita bisa membalas kebaikan hati orang lain, jika kita sendiri melihatnya dengan hati yang tulus...karena dengan demikian kita pun jadi tahu tentang nilai berharganya suatu NIAT dan HATI YANG TULUS.. jadi samasekali tidak melihat pada 'nilai' barang yang diberikannya..atau embel-embel lain yang menyertainya.

Niat dan ketulusan orang yang telah berbuat baik pada kita, itulah yang harus kita balas...BAHKAN, tumbuhkanlah TEKAD untuk itu.......munculkan pula niat baik dan usahakanlah dengan sungguh-sungguh, sehingga pada suatu hari kelak, kita bisa membalasnya lagi dengan memberinya kebahagiaan.....

Dengar dulu, mengapa kalimat di awal saya berani membandingkan antara binatang dan agama.... ini kisah nyata yang saya dengar....terjadi di Ambon, dua orang yang telah lama bersahabat...tapi pada saat terjadi konflik isu 'agama' di kota tersebut, dua orang sahabat yang HANYA berbeda agama itu, akhirnya bisa saling membunuh! MENGAPA INI BISA TERJADI???

SEKALI LAGI, MARILAH KITA RENUNGKAN ARTI MEMBALAS BUDI ITU DENGAN LEBIH MENDALAM, DARI LUBUK HATI KITA YANG TERDALAM...bukankah kita semua ingin hidup bahagia dan terbebas dari kebencian?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar